Home » » Penemu Blackberry Siapa? Dia lah Mike Lazaridis

Penemu Blackberry Siapa? Dia lah Mike Lazaridis

Posted by sugih makmur
Pertamini jakarta, Updated at: 18.43

Posted by sugih makmur on Sabtu, 13 September 2014

Biografi Pengusaha: Mike Lazaridis


 
Produk satu ini menjadi kehebohan sendiri di dunia komunikasi. Sempat "meracuni" dunia berkat orang nomor satu Amerika, presiden Barack Obama, back virus yang telah menyebar ke seluruh penjuru dunia. Produksinya mencapai 50 juta unit. Fenomena lain yang berkembang dimana gadget baru kian bermunculan. Kelahirannya ada ditangan seorang pemuda drop- out bernama Mike Lazaridis. Mihalis ‘Mike’ Lazaridis memperkenalkan kita teknologi handphone berbasis Qwerty; ia pun kini berubah menjadi miliuner dunia.

Sukses drop- out


Blackberry bukanlah produk pengembangan dari produk- produk sebelumnya. Diciptakan oleh Research in Motion (RIM), perusahaan yang didirikan oleh Mike, seorang jenius kreatif. Ia bukanlah asli Kanada, lahir di Istanbul Turki, 14 Maret 1961, kedua orang tuanya adalah keturunan Yunani. Di usia lima tahun mereka pun pindah ke Kenada. Kepindahannya itu berkat Istanbul Program, yang digelar sejak 1955. Yaitu, kesempatan etnis minoritas Yunani di Istanbul untuk pindah dan menetap di Windsor, daerah didekat Ontario, Kanada.

Tahun 1966 ia telah tinggal disana, menetap, bakatnya tampak ketika bersekolah dimana setiap waktunya diisi di perpustakaan. Dari SMA, minatnya terhadap elektronika terfasilitasi oleh guru-guru hebat. Gurunya adalah motivator terbaik baginya, akhirnya ia dapat merealisasikan mimpinya sewaktu SMA yaitu suatu hari nanti fungsi elektronik, komputer, dan wireless akan menjadi satu.

Ketertarikan akan dunia usaha khususnya bisnis berbasis teknologi. Sebuah usaha yang telah digeluti sejak di masa kuliah di University of Waterloo, mengambil jurusan Electrical Engineering. Dengan tetap fokus pada ilmu komputer, sembari kuliah, dia terjun ke bidang wirausaha yang terkait dengan ilmu teknologi yang dipelajarinya. Fokus utamanya adalah teknologi nierkabel seperti mimpinya ketika SMA. Interaksinya dengan dosen-dosen dan aktivitas di laboratorium memberikan inspirasi baginya untuk menggabungkan sebuah teknologi komputer dengan jaringan nirkabel (tanpa kabel).

Aktivitasnya semakin padat dan bakat usahanya kian terasah. Setelah berbisnis lama sebuah kontrak sebesar 600 ribu dollar dari General Motor (GM) ditambah pinjaman sebesar 15 ribu dollar dari ortunya, Lazaridis atau Mike yang saat itu masih berstatus Mahasiswa pun mendirikan RIM bersama teman masa kecilnya Fregin. Keduany menyelesaikan tugas dari GM yaitu sebuah teknologi LED di perusahaan General Motor untuk menyampaikan pesan berjalan.

Di 1987, RIM mengerjakan kontrak yang menjadi jalan suksesnya. Roger Central Communication menyewa jasa RIM untuk mengerjakan wireless untuk sebuah area lokal. Seiring waktu, ia sadar membutuhkan satu orang untuk menangani bisnisnya, sedangkan dirinya fokus pada pengembangan teknologi. Pada 1992 -an, Mike resmi merekrut Jim Balsillie sebagai Co-CEO RIM untuk membantu mengoperasikan strategi bisnis, sedangkan Mike fokus ke pengembangan teknologi RIM.

Ide Blackberry


Mike mengembangkan ide- ide jeniusnya dibawah Balsillie sebagai Co- Ceo. Keduanya kompak dalam berbagi tugas. Awalnya ia mempunyai ide tentang produk pager dan komputer menjadi satu saling bertukar pesan email melalui teknologi wireless. Dia memilih teknologi internet yang membuat produknya mudah untuk digemari. Kemasyuran internet membawanya ke berbagai bentuk teknologi terbaru tanpa mengikuti satu pola yang sama, mengikuti teknologi yang ada.

Seiring waktu dia mengembangkan produk-produk nirkabel seperti pager interaktif, modem nirkabel untuk komputer laptop, dan terminal nirkabel untuk kartu kredit dan kartu debit. Dia juga mulai mengembangkan sistem klien RIM; inilah salah satu dasar lahirnya BlackBerry. Lebih lanjut, selain Blackbarry, apa yang sudah dihasilkan pria yang kami sebut jenius kreatif. Ialah DigiSync Film Keykoder Device, sebuah alat yang diakui oleh National Film Board of Canada. Sebuah Barcode ditempatkan dalam pinggiran film, Barcode miliknya cepat dalam pembacaan.

Dari peralatan Barcode ia dan perusahaan mendapatkan penghargaan Emmy Award dan Academy Award. Meski bukan sesuatu yang "wah" tapi hal ini cukup membuatnya disorot media Kanada.

Di tahun 1996, ide tentang Blackberry muncul dan hilang digantikan oleh ide tentang pager interaktif. Suatu malam, bekerja di lantai dasar rumahnya, ia mengetik sebuah "kertas putih" (dokumen mengemban manfaat teknologi tertentu dan produk) yang berjudul "Sukses terletak di Paradox" dan e-mail ke kantornya. Dalam tulisan ini, ia menjelajahi gagasan bahwa keyboard kecil bisa sama efisien dengan yang besar. Ia melihat bahwa ibu jari dapat digunakan untuk mengetik pada keyboard kecil. Mike kemudian menciptakan sebuah perangkat genggam yang bisa menghasilkan dan mengirim e-mail hanya pada keyboard kecil dan aman melalui jaringan nirkabel.

Perangkat akan selalu berada disatu tempat. Itu memiliki buku alamat, memo pad, dan kalkulator yang akan selalu terhubung. "Kami sangat hati-hati dalam mengembangkan perangkat ini. BlackBerry punya sistem yang unik, inilah yang membuat layanan kami akan unggul dimata konsumen," katanya. BlackBerry islinya diluncurkan pada tahun 1999, dan merupakan hit instan dengan perusahaan yang sekarang bisa mencapai karyawan mereka di mana saja. Pialang saham dan selebriti penggemar awal perangkat.

Mike dan RIM terus meningkatkan BlackBerry selama bertahun-tahun. Pada tahun 2001, itu juga bisa digunakan sebagai telepon selular dan memiliki kemampuan suara. Setahun kemudian, BlackBerry memiliki kemampuan hands-free juga. Peningkatan tersebut hanya menambah popularitasnya. RIM menjual blackberry kepada klien korporasi dan paket kustom sering dibuat untuk perangkat lunak, server, dan airtime. Dalam beberapa tahun, blackberry sedang digunakan di banyak negara di seluruh dunia.

BlackBerry awalnya bernama"PocketLink" kemudian berubah "Strawberry" dan akhirnya bertransformasi menjadi BlackBerry sampai sekarang. Bahkan saat kondisi global yang lesu, tahun 2009 RIM telah mengirim 26 juta BlackBerry ke sejumlah negara. Januari 2009, Black Berry sudah membuat perangkat yang ke 50 juta. "Pendapatan RIM tahun 2009 naik 84% dari 6 miliar dollar ke 11 miliar dollar AS," ujarnya. Blackberry terus membuat Mike Lazaridis dan Jim Balsille sang Co- CEO di awal 2000-an. Pada tahun 2005, ada lebih dari tiga juta pengguna BlackBerry dan perusahaan memiliki nilai pasar $ 14.300.000.000. Namun RIM menghadapi kesulitan hukum yang memiliki potensi untuk mempengaruhi kelangsungan hidup jangka panjang.

Pada tahun 2001, gugatan diajukan di Amerika Serikat, di mana RIM melakukan sekitar 70 persen dari bisnisnya, digugat oleh NTP, Inc, sebuah perusahaan paten-yang berkedudukan di Virginia, atas pelanggaran paten. RIM kehilangan putaran awal di pengadilan dan menolak untuk puas dengan NTP selama beberapa tahun. Pada bulan Mei 2005, RIM akhirnya setuju untuk membayar NTP $ 450 juta untuk mengakhiri pertempuran hukum. Sebulan kemudian, kesepakatan runtuh dan NTP mengancam akan menegakkan perintah pengadilan yang akan menutup semua blackberry di Amerika Serikat. Pada bulan Maret 2006, sebuah kesepakatan dicapai di mana RIM dibayar NTP $ 612.500.000.

Kesuksesan RIM tak bisa dilepaskan dari ilmu pengetahuan, hal inilah yang membuat RIM selalu melakukan riset, Mike sendiri tak hanya menemukan BlackBerry. Sekitar 50 hak paten telah dikantonginya yaitu berkisar tentang wireless dan sistem display industri. Semangat innovasinya dan jeli menangkap peluang yang belum ada di pasaran. Hal ini membuat RIM bersama BlackBerry serta Mike Lzaridis dibawah strategi bisnis handal Jim Ballsillie menjadi ikon teknologi mobile abad ini.

sumber: blogspot.com, notablebiographies.com

Share This Post :
 
Copyright © 2015 Pertamini jakarta. All Rights Reserved
pertaminijakarta