Home » » Review: ZTE Nubia Z5S Mini, Bodi Ramping, Performa Bertenaga

Review: ZTE Nubia Z5S Mini, Bodi Ramping, Performa Bertenaga

Posted by sugih makmur
Pertamini jakarta, Updated at: 01.19

Posted by sugih makmur on Kamis, 04 September 2014

Featured




Lama tak terdengar kabarnya di pasar ponsel tanah air, ZTE kembali menyapa konsumen dengan meluncurkan Nubia Z5S Mini. Diluncurkan pada November 2013 lalu, Nubia Z5S Mini membawa layar IGZO 4.7 inci yang diklaim lebih tipis serta hemat daya. Dengan sokongan prosesor 1,7GHz serta RAM sebesar 2GB, apakah Nubia Z5S mini layak untuk Anda beli? Simak ulasan lengkapnya berikut:

Desain

Dimensi : 134.8 x 65.8 x 7.6 mm; Weight 120 g





Dengan bodi ramping yang terbuat dari plastik, Z5S mini memiliki bobot yang terbilang ringan yaitu sekitar 120 gram saja. Berdimensi 134,8 x 65,8 x 7,6 mm, Z5S mini pas buat dalam genggaman tangan serta nyaman kala dimasukkan ke saku celana.







Bagian belakang Z5S Mini yang terbuat dari plastik berlapis doff dapat Anda buka meski baterai yang dibalik penutupnya tak dapat dilepas oleh pengguna. Menilik bagian depan dan belakang Z5S mini, pengguna langsung dapat melihat bahwa bahan yang digunakan mudah sekali meninggalkan bekas jari.





Beralih pada ruas kiri, ZTE menyematkan tombol volume. Sementara tombol power bertengger di atas berdampingan dengan port audio. Sedangkan untuk mengisi daya baterai, ZTE menyematkan port micro USB di bagian bawah bodi.





Display

IGZOcapacitive screen, 16M colors; 720 x 1280 pixels, 4.7 inches (~312 ppi pixel density)





Menggunakan layar berjenis IGZO, Z5S siap sajikan resolusi layar tinggi dengan konsumsi daya yang lebih hemat. Dengan resolusi 720 x 1280 piksel, layar Z5S Mini memiliki kerapatan 312 piksel perinci yang sanggup menerima input sentuh hingga 10 titik.

Dengan pengaturan autobrightness, Anda mendapatkan perangkat dengan tingkat pantulan cahaya rendah sehingga nyaman dipakai pada kondisi terik. Anda juga dapat mengatur ukuran font dengan masuk ke setting display.





OS dan Interface

Android KitKat 4.2.2 with Dragon Launcher.





Diluncurkan sejak November 2013, Z5S mengusung OS Android Jelly Bean 4.2.2. Meski sudah cukup lama, namun hingga saat ini ZTE belum mengungkap kemungkinan bergulirnya update KitKat untuk ponsel ini. Urusan antarmuka, ZTE menggunakan Dragon launcher yang punya tampilan sederhana serta ringan. Pada posisi layar terkunci, Anda dapat melihat adanya jam digital lengkap dengan kalender serta tiga shortcut masing-masing ke sms, kamera dan homescreen.

Untuk masuk kehalaman menu, Anda cukup memilih ikon yang terletak di pojok kiri bawah. Sedangkan untuk masuk widget, pengguna dapat melakukannya dengan memilih tombol menu. Ikon pada sudut bawah kanan akan mengantar Anda untuk masuk ke portal screen dari Dragon launcher.

Memasuki halaman menu, Anda akan disuguhi dengan jajaran ikon yang tersusun dalam format grid horizontal. Dengan ukuran ikon 4 x 5, Anda dapat berpindah ikon cukup dengan menggulirkan layar kesamping. Sementara untuk tampilan recent apps serta task manager, Z5S menyerupai bentuk tab pada browser internet. Anda dapat menutup satu persatu aplikasi yang berjalan di background atau menutupnya sekaligus dengan memilih ikon sapu.





Hardware

Qualcomm Snapdragon 600, Quad-core 1.7 GHz Cortex-A7, GPU Adreno 305; Storage: 8GB (6,54GB Available)





ZTE menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon 600 untuk Z5S Mini miliknya. Chipset yang sanggup melaju hingga 1,7GHz tersebut didampingi pula dengan RAM sebesar 2GB. Performa mulus tentu tak akan berguna tanpa bekal penyimpanan lega, sehingga tidaklah mengherankan bila ZTE menyediakan memori internal 6,5GB serta slot kartu microSD berkapasitas maksimal 32GB.

Meski menyandang prosesor dengan clock speed tinggi, ZTE ternyata hanya membekali Z5S Mini dengan baterai berkapasitas 2.000mAh.

Quadrant Standard menilai kinerja Z5S Mini dengan angka sebesar 10315 yang menempatkannya pada peringkat teratas. Sementara dengan Antutu didapat nilai 22125 yang membuatnya berada di peringkat paling bawah. Urusan olah grafis juga cukup andal dengan kecepatan 59,9 frame perdetik yang menempatkannya pada posisi paling atas.

Perbandingan Hasil Benchmark







Internet dan Koneksi

2G GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 3G HSDPA 4G LTE; Wi-Fi®b/g/n, Wi-Fi Tethering, DLNA ; Koneksi : Bluetooth® 4.0 with A2DP, Micro-USB port with USB OTG support





Meski diproduksi oleh vendor asal negeri tirai bambu, Nubia Z5S Mini bukanlah ponsel dengan slot dual SIM. Slot SIM tunggal dapat Anda temukan dibalik back cover yang berdampingan dengan slot kartu microSD. Menggunakan kartu SIM Micro, Z5S Mini dapat diajak berselancar di dunia maya dengan kecepatan tinggi 3.5G HSDPA. Jika Anda kebetulan sedang berada di luar negeri, Z5S Mini juga sudah mendukung jaringan 4G LTE.

Untuk mentransfer data, Anda dapat memilih lewat kabel data, Bluetooth atau Wi-Fi direct. Dengan dukungan DLNA, Z5S Mini juga siap untuk dihubungkan ke perangkat lain untuk keperluan presentasi atau menonton film.





Kamera dan Video

Kamera Utama: 13 MP, 4160 x 3120 pixels, autofocus, LED flash; Video Recorder:  [email protected], [email protected]; Kamera Depan: 5MP; video recorder 1080p





Layaknya sebuah ponsel flagship. Z5S Mini sudah dibekali dengan kamera berkekuatan 13 megapiksel. Selain LED flash, kamera Z5S Mini juga sudah dilengkapi dengan sederet fitur seperti touch focus, face detection, panorama hingga HDR mode. Jika Anda memilih ikon shortcut kamera pada posisi lockscreen, maka setting kamera yang ditampilkan tidaklah selengkap ketika Anda mengakses kamera dari homescreen. Untuk mendapatkan foto dengan kualitas optimal, pengguna dapat mengatur sendiri tingkat exposure, ISO white balance  dan lain sebagainya secara manual.

Sementara untuk kamera depan sudah menyandang resolusi 5 megapiksel yang cukup mumpuni untuk berfoto selfie. Dengan beragam setting yang dibawanya, Z5S Mini siap diajak mengabadikan foto dengan kualitas yang jernih serta dapat diandalkan. Sementara untuk merekam video, pengguna dapat memilih resolusi paling tinggi 1080p pada kecepatan 30 frame perdetik.

Hasil Kamera













Multimedia

Audio: DTS Sound Technology, Visualizer;  video playback [email protected], pop-up video play; Radio FM





Anda dapat mendengarkan lagu kesukaan Anda dengan menggunakan pemutar musik bawaan yang sudah dibekali dengan teknologi audio DTS. Untuk setting equalizer hanya ada pengaturan treble dan bass secara manual. Sementara di dalam paket penjualannya ZTE belum menyertakan earset.

Sementara untuk menonton video, sudah mendukung pemutaran video full HD beragam format lengkap dengan multitasking video berjuluk pop-up video play. Teknologi audio DTS juga dapat Anda aktifkan dengan memilih effect profile Movie. Selain movie, Anda juga dapat memilih profil musik untuk mendengarkan lagu dan podcast untuk rekaman siaran radio.





Kelebihan
• Prosesor dan RAM mumpuni
• Kamera Berkualitas untuk dokumentasi dan Selfie
• Dragon launcher ringan dan menarik

Kekurangan
• Belum mengusung KitKat
• Bodi dan layar mudah kotor

Kesimpulan

Kemunculan kembali smartphone Android ZTE disambut antusias oleh penggemar gadget di komunitas maya. Dengan banderol harga empat juta rupiah, konsumen bisa mendapatkan smartphone berprosesor quad core Qualcomm Snapdragon 600 yang sanggup melaju hingga kecepatan 1.7GHz. Meski pengalaman yang kami dapatkan dari menggunakan ponsel ini cukup mengesankan, namun dukungan update software yang minim tentu jadi catatan tersendiri untuk ponsel ini.
(Galing Kusumojati)



Tagged under: zte nubia z5s mini, smartphone, android

Share This Post :
 
Copyright © 2015 Pertamini jakarta. All Rights Reserved
pertaminijakarta